TEKNIK LINGKUNGAN ITS’s Weblog

Blog Komunitas Teknik Lingkungan ITS Surabaya

City utilities di Malaysia

Posted by HUDA L-13 pada 12 Juni 2008

—————arsip diskusi milis t-lingkungan-its bulan Juni 2003———————
City utilities di Malaysia
Pak Edot,
Sebenarnya bagaimana sih perkembangan hal-hal yang berhubungan dengan Teknik Lingkungan di negeri jiran Malaysia (air bersih, pengelolaan persampahan dan pengelolaan air buangan)?
Terus terang saya buta dengan perkembangan di negara tetangga kita ini. Kalau masalah kebersihan sudah pernah dengar, tapi yang di atas kok kayaknya belum….Apa kita jauh tertinggal?
Matur nuwun.
Andik

———————————————-

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] City utilities di Malaysia

yth p edot,

tambahan pertanyaan buat p. edot, bagaimana urban management di sana (di KL or malay), mungkin dari perencanaan awal, anggaran/budget, keterlibatan/partisipasi swasta dan masyarakat dlm proses perencanaan dan pelaksanaan , mungkin juga sosialisasi program dari pemerintahnya? trus klo ada bagaiman implementasi dari semua itu.. etc..terima kasih sebelumnya

salam,

tri maulana-jak

nb. alamatnya pak edot dimana ?

--------------------------------
Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] City utilities di Malaysia

Pak Tri Maulana,
Anda tanya pak Imam Krismanto saja (1980)! Kita perlu
workshop untuk menjawab pertanyaan Anda! Banyak orang
pinter di RI, termasuk kalian semua alumni TL. Cuma begitu
bicara birokrasi, jebol semua lah design PBPAM, SDAM, dst.
Enaknya pemerintah ini diapakan aja ya!
Kerja di swasta juga serba sulit, sebab policy tetap ada
di Pemerintah. Kecuali kita menanggalkan etika, nah itu
bisa lain! Kita bisa makan apa saja…he..he (kecut!)
Please pray to God for his forgiveness
Have a nice weekend
edot

————————

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] City utilities di Malaysia

Mayday, mayday,
Gitulah ceritanya kalau tanya utilitas di Msia vs RI!
Oti jangan ikut nimbrung lho! Sebab kalau dibandingkan dg
Australia, ya ndak banding lah!
Mereka sudah mengarah ke tap water, keluar keran langsung
minum. Hidran kebakarannya di mana2, PMK tinggal ambil aja
tanpa pompa, karena tekanannya besar!
Mereka pembicaraannya pestisida, PCB, EDC, dst, sedang
kita masih TDS, SS, COD, pH!….sedih deh.
It also holds for wastewater and solid wastes.

Dulu orang Msia belajar ke RI, sekarang terbalik…alamak!
That’s life
All the best,
edot

———————————–

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] City utilities di Malaysia

Dear Pak Tri and others,
Kalian masih ingat PUH ndak? Itu lho rain period dalam
kuliah drainase? Intensitas hujan di SBY rasanya ndak
sampai 2000 mm, sedangkan K.Lumpur 2500 mm. Perhitungan
drainase & PUH di SBY saya rasa belum teruji, wong tiap
musim hujan SBY banjir terus. Sedangkan dalam tugas
Drainase saya rasa PUH 25 untuk kota sudah maksimum
(begitulah kata Metcalf & Eddy!).

Nah, 3 hari lalu KLumpur banjir, padahal drainase mereka
di design dg PUH 50! Luar biasa! Pasti duitnya gede buat
bangun saluran & rumah pompa! Gimana ndak banjir wong
dalam 3 jam datang hujan 900 mm (bandingkan dg 2500
mm/year!). Ironisnya, salah satu kantor yang kebanjiran
adalah kantor2 pengacara terkenal! Jadi bingung dan
marahlah pak Mahathir dan pak Sammy Vellu (Menteri PU!)!
Tapi ini secara literatur, marah setiap 50 tahun sekali!
Kita (masyarakat) marah berkali2, tetap aja ITS kebanjiran
setiap tahun!

Oh Tuhan, kapankah ilmu drainase ku benar2 bisa aku pakai?
Aku rindu proyekMu ya Tuhan, tetapi koq malah Kamu kasih
banjir setiap tahunnya? Aku salah apa sih? Janganlah Kamu
berikan hujan PUH 5000000 tahunan (?) seperti jaman Nabi
Nuh, karena ITS akan hilang dari peta dunia!

Renungan di akhir pekan
edot

—————————–

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] City utilities di Malaysia

ini renungan akhir minggu ya pak? apa yang direnungin?
negara kita yg boke,drainase kita yang salah
(mungkin), atau ngajak kita-kita doa ama Tuhan biar
jangan kebanyakan nurunin ujan? ya…mungkin kaya`
kata rhoma irama, yang sedang-sedang aja…
tengkyu
bella, L-19

—————————–

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] City utilities di Malaysia

Bella ini renungan buat kita (kalo kita masih kul ) agar
kita lebih rajin kuliahnya, nggak TA thok isine, or pas
UAS isinya do’a bukan untuk dapat posisi ujian bagus atau
do’a minta nilai kita A,
tetapi do’a agar supaya yang kita pelejari selama ini
bisa berguna ? (wah melankolis sekali ya aku)

Pak edot, mungkin desain drainase PUH di surabaya 25
tahun, tapi karena nggak ada yang ngurusi saluran,isinya
jadi sampah dan tanah sehingga volumenya mengecil, mungkin
untuk hujan periode 1 tahunan aja nggak muat, belum lagi
nggak ada dana untuk mengoperasikan pompa apalagi
memperbaiki pompa yang rusak, wah pokoknya banyak banget
masalahnya, dan yang pasti alasan pokoknya klasik : nggak
ada dana untuk itu.

Saya pernah coba mengeruk endapan tanah di saluran di
depan rumah saya, dan ternyata kedalaman endapan itu 3/4
kedalaman saluran (lucunya setelah 23 tahun saya tinggal
disitu, ternyata baru saat itu aku tahu saluran didepan
rumahku ternyata cukup dalam) pantesan daerah ditempatku
banjir terus

oh ya Bel, sejak kapan rhoma irama nyanyi sedang sedang
saja ? itu bukannya lagunya Vety vera ya?:)

Sekalian protes nih, yang ngisi millist ini kok alumni
semua ya ? mahasiswanya mana ?

tengkyu juga.

imam L-17

————————–

Banjir dan PUH
Menarik kalau kita kaji kembali masalah PUH.
Sepengetahuan saya, PUH adalah hasil analisa statistik dari serangkaian data hujan yang pernah terjadi pada suatu daerah (bener ya Pak Edot?). Karena ini analisa statistik tentunya berawal dari data, trus dikumpulkan, trus diotak-atik, trus muncul: kira-kira dalam 100 tahun muncul curah hujan sekian mm 10 kali (untuk PUH 10 dst).
Masalahnya apakah kajian statistik dari yang pernah ada itu masih relevan? Ini kalau dilihat ternyata kok tidak hanya asia, tetapi di tahun 2003 ini eropa barat dan timur juga kebanjiran? Apakah memang sudah waktunya (dalam artian PUH datang lagi!) atau karena sistem/pola cuaca/iklim/hujan sudah berubah dari saat analisa statistik (rumus2 mulai iwai sampai Sherman) dibuat?
Dan perkiraan tidak bisa (atau sulit) dilakukan dalam jangka waktu yang panjang. Lha wong tahun depan kemarau panjang atau banjir bandang saja kadang kita masih bingung dan terkaget-kaget begitu musim yang datang ternyata salah besar prakiraannnya.
Trus hubungannya denga perencanaan drainase kita apakah rumus-rumus yang ada masih cukup memadai untuk digunakan????

Wallahu’alam.

Andik L-14

——————————

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] Banjir dan PUH

iklim tidak akan berubah secara global setiap tahun
kan? mungkin tahun ini memang ada perubahan iklim
secara global. tapi kalo di sby 10 tahun terakhir
(sejak saya di sby) nggak pernah nggak banjir.
atau ada yang berminat bikin rumus baru khusus untuk
sby? jadi biar yang kita-kita punya referensi baru.
masak kita manut terus sama Metcalf&Eddy🙂

Umi, L-11

——————————-

Re: City utilities di Malaysia — Protess !!

Sorry rada telat nimbrungnya.

Pak Edot,
Protes neh Pak.
City Utilities di Indonesia ada juga yang bagus lho..

Sewerage System.
Semua system air buangan domestiknya benar-benar diolah dan
dikumpulkan menjadi satu, kemudian diolah..bener di Treatment lho..
Ada yang sistem gravitasi full, ada yang pake sistem pemompaan karena
lahannya relatif datar.

Air Minum (Bukan Air Bersih lho..)
Air Minum yang diproduksi adalah standard Tap Water, alias bisa
langsung di “gluk” dari kran, tiap hari di uji kualitas biologynya
dan kandungan Free Residual Chlorine nya, setiap hari lho..ujinya.

Catatan lagi, kalo Pak Edot bilang untuk Fire Hydrant, Emergency Team
tinggal buka kran, trus airnya dah nyemprot sendiri, disini sama
lho..kita pake standard NFPA, bisa kuyup deh pokoknya..ga usah pake
pompa dah nyembur..

Persampahan.
Sanitary Landfill benar-benar diaplikasikan, dengan lokasi tempat
pembuangan dilapisi liner sehingga leacheate nya tidak meresap ke
tanah, melainkan di collect dan kemudian di treatment.

Cuman sayangnya memang kota ini, tidak tercantum di peta sih..😦
Tepatnya di ujung Timur Indonesia, di pelosok hutan Papua, namanya
Kota Kuala Kencana, diresmikan Pak Harto tahun 1995.

Sayangnya ga semua perkotaan di Indonesia seperti ini..😦

Salam,
Tenno Singgalang.
L – 8 / 1990

——————————

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] Re: City utilities di Malaysia — Protess !!

Jangan protes po’o.
Sebab bisa jadi konsep kota Kuala Kencana njiplak dari
kota Kuala Lumpur… Njiplak apik yo oleh to?

Beginilah enaknya kalau bisa kumpul2 lewat internet. Dapat
informasi baru terus. Apa debit air bersih kota K.
Kencana sampai 200 l/det? Ini penting kalau kita akan
diskusikan sustainability. Ndak affordability semu seperti
yg dijumpai dibanyak PDAM…sehingga waktu krismon, ndak
bisa bayar utang! Katakanlah sebagai perusahaan nirlaba,
tetap saja PDAM ndak boleh rugi! Fungsi sosial &
strategisnya membuat PDAM hrs selalu untung…jangan pakai
subsidi lagi lah! itu namanya pseudo-steady-state yang
bisa berakibat endogenous respiration buat PDAM!

All the best
eddy

—————————

City Utilities.

Hehehe..iya Pak Edot,
Saya ga jadi protes, makanya judulnya saya ganti dengan City
Utilities, biar diskusi lebih umum hehehe…

Buat Andik, memang aku juga lagi mikir2 nih, mampu ga Pemda membiayai
infrastruktur yang sudah bagus ini, kalo nanti Kota Kuala Kencana di
hand over ke Pemda. Mampu dalam arti segi pembiayaan, keahlian tenaga
kerja, profesionalisme dll..

Pak Edot,
Wah..nanti kalo subsidi dihilangkan waaah.. nanti dibilang pemerintah
tidak mendukung rakyat kecil neh… tar pada rekan2 mahasiswa pada
demo lagi neh..

Kalo debit air bersih Kuala Kencana sih kayaknya masih belum nyampai
200 liter/detik pak,
maklum malu bilang “Kota” hehehe..wong katagorinya baru Ibukota
Kecamatan hehehehe…
Tapi memang sih yang kami apply disini standardnya menggunakan
standard WHO, bahkan kami juga mempunyai instalasi Fluoride di Kuala
Kencana itu untuk meningkatkan kesehatan gigi.

Kalo dari beberapa kota yang pernah saya kunjungi (Backpacker),
mulai dari muter-muter di Jawa, trus jalan ke Jambi, Bukittinggi,
Padang, Denpasar, Banjarmasin, Balikpapan dan Samarinda. Terus terang
saya sangat terkesan sampai sekarang adalah Kota Balikpapan.

Berdasarkan pengamatan saya di Balikpapan kesadaran dan partisipasi
warga kotanya sangat mendukung, karena juga aparat pemerintahnya yang
bagus. Meski angkot di kota ini banyak banget, tapi jarang deh
kayaknya jalanan macet.. wah..pokoknya apik banget deh..
Tapi ga tau ya sekarang, soalnya saya sudah meninggalkan Balikpapan 5
tahun lalu.

Buat Aliem, kalo ga sempat jalan2 di Balikpapan waah..nyesel deh..🙂

Cheers,
Tenno.
L-8

—————————

Re: [T-LINGKUNGAN-ITS] City Utilities.

urun aja,

sekarang berkembang diskusi mengenai peran pemda, masyarakat dan pihak lain (PT, swasta) untuk bersama-sama ‘sinergi’ ngurusin kepentingan bersama, jadi nantinya ndak terjadi saling menyalahkan kalo ada apa2- misalnya banjir, korupsi, macet, kebocoran pipa, bbm naik, sembako naik dll.

semuanya setara sebagai mitra dan saling membutuhkan untuk membangun/memperbaiki infrastruktur, merumuskan kebijakan publik, dll yang menyangkut hajat hidup kita semua. nantinya pemerintah berperan sebagai steering atau facilitating bukan lagi (rowing) pelaksana…meski dari namanya sebagai pemerintah (tukang perintah ini itu…heheh) sorry sing bapake/ibune ngasthane di pemda.

analogi steering katanya kayak kita naik taksi waktu kita nutup pintunya (dr dalam lho) trus bilang kita mau pergi kemana..n pak sopir bilang oke..so kita serahin nasib kita ke pak sopir (mo selamet, ndak nyasar dll), lha gimana wong yg pegan setir kan beliau. nah katanya lagi biar asyik, untuk itu kita harus deal dulu ama p sopir bhw kita maunya lewat jalan ini, bukan yg jalan yg itu, karena lebih cepet n ndak macet. trus biar kita ndak salah kasih info, ndak dibujuki kita juga harus tau dulu situasi jalan yang akan kita lewati (jadi kudu ada perencanaan dulu juga). misalnya nanti kita tahu sopir kita ngawur ditengah jalan ya harus diberhentiin n kita turun (mau bayar atau ndak, kalo mau bisa aja diurus ke pengadilan, kalomau repot), alias dilengserin.

contone kalo kita baca di koran, yg ada kan pasti saling menyalahkan….waktu jakarta banjir, pak gubernur bilang itu lagi musim banjir (5 tahunan) (mungkin dibisiki sama staf ahlinya..hehhe sorry aja bagi skrg yg dah jadi staf ahli…. siapapun) trus nyalahin rakyatnya kalo kurang disiplin, rakyatnya bales ngomong kalo gubernurnya ndak becus (lha piye wong gak becus kok dipilih lagi) ngrencanain, trus ndak sigap kasih bantuan waktu ada bencana dll, nuduh gubernur kasih ijin mbangun sembarangan, swastanya bilang kalo udah bikin amdal dg bantuan ahli amdal dari TL !. n waktu mbangun juga kasih makan orang2 alias rakyat miskin. (padahal kan rakyat ndak hanya butuh makan, lha kok dibayar hanya untuk makan,hehheh).

jadi katanya lagi, yg kita cari nantinya orang2 baik yang bisa jadi pemimpin kita, lha untuk tahu bagaimana orang baik itu, kita harus pake hati nurani kita (penjahat pun katanya (lagi!) kalo ditanya kenapa dia jadi penjahat pasti punya alasan yg mendasarinya dan dia juga tahu kalo yg dilakukannya juga salah (tapi tetep nekad melakukannya) dasar penjahat!..dan dia juga ndak mau anaknya jd penjahat (kecuali keluarga mafia mungkin). jadi hanya orang baik yang tahu apa yg jadi kebutuhan nyata dari seluruh rakyatnya….bukan hanya pemilihnya aja.

sorry klo banyak katanya

salam smua

tri maulana

———————

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: